GARUT.KORAN GUNTUR POS – Para Kader posyandu Kelurahan Sukamantri telah mengadakan kegiatan yang bertemakan ” Pelayanan Kesehatan Masyarakat” yang digelar di aula Mandala, Jalan Sudirman, Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut. Selasa (07/07/2026).
Dalam kesempatan acara tersebut, selain para kader posyandu hadir pula, kepala kelurahan (lurah) beserta jajaran setap kantor kelurahan Sukamentri, Camat Garut kota yang mewakili, Ketua TP PKK Kecamatan Garut kota, Suliani Ahmad Mawardi, dan jajaran lainnya.
Disela – sela kegiatan Kepala Kantor Kelurahan (Lurah) Sukamentri, Wijiyono, SE menyampaikan bahwa, kegiatan hari ini “Alhamdulillah berkat kerjasama kita semua senantiasa dapat berjalan lancar sesuai dengan harapan.
Kaitan dengan kegiatan tersebut bahwa kami telah menginisiasi untuk pencerahan bagi kader posyandu. Kegiatan Ini bukan yang pertama melainkan hampir setiap tahun kita selalu melaksanakan. Oleh karena itu paling tidak untuk sharing antar kader posyandu dan lain sebagainya.
Berkaitan dengan para peserta kegiatan yaitu dari para kader pos yandu dari 26 Rukun Warga.
Ia menambahkan, terkait dengan pelaksanaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat bahwa memilik target untuk memantau perkembangan kesehatan masyarakat baik stunting,gizi buruk, itu hilang semua.
“Jadi dalam hal ini karena kita konsen di kesehatan. Setiap kegiatan, setiap tahunnya kita harus fokus terhadap pelayanan kesehatan pada masyarakat ini. Khususnya di kelurahan Sukamentri karena disini yang paling rentan yaitu penyakit TB paru, mungkin dampak dari wilayah yang lumayan padat sehingga penduduk nampak berdempetan.” Ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Garut Kota, Suliani Ahmad mawardi mengatakan, untuk kegiatan pelatihan atau kegiatan pengelolaan pelayanan kesehatan masyarakat dengan PHBS-nya, yaitu pola hidup bersih dan sehat, itu sangat luar biasa.
Menurutnya, karena pemerintahan sekarang lagi menitipkan dengan kegiatan stunting. Stunting itu bukan pola makannya saja, tetapi dari lingkungan PHBS-nya, pola hidup bersih di lingkungannya, itu juga mendukung. Sehingga masyarakat semuanya tidak akan ada misalkan, ada bayi atau ibu hamil yang melahirkan bayi stunting
karena lingkungannya ber-PHBS, pola hidup bersih dan sehat di lingkungannya itu benar.
Kaitan dengan kegiatan ini, ia menilai, Alhamdulillah sangat luar biasa.
Saya menginspirasi bahwa kegiatan ini harus diacungkan jempol karena kegiatan ini membuat mereka kader-kader.
Kenapa? Karena kader ini kan tidak ada gajinya ya, hanya BOP, Bantuan Operasional yang tidak seberapa dengan akan tetapi dengan tugas mereka tatap nampak semangatnya yang begitu luar biasa.
“Alhamdulillah dengan dorongan dan support dari semuanya termasuk Pak Lurah bersama stakeholder lainnya sehingga kegiatan ini bisa berjalan lancar sukses tanpa ekses”.
Dengan stakeholder itu dengan lintas sektor, yaitu dengan puskesmas. Sehingga bisa mensosialisasikan seperti apa sih lingkungan yang hidup bersih dan sehat dengan PHBS, itu untuk masyarakat di lingkungannya biar hidup bersih dan sehat, sehingga pola hidupnya, tidak buang sampah sembarangan, apalagi Pak Lurah memberikan tong sampah,nah itu tanda bukti bahwa Kelurahan itu mempunyai keinginan membuat lingkungannya bersih dan sehat.
Ia berharap bahwa kaitan dengan kegiatan ini kader-kader dari masing-masing RW dan RT ini pulang bukan istilahnya habis misbar, habis acara bubar.Tapi bagaimana caranya mereka bisa mengaplikasikan kegiatan ini ke tengah masyarakat sehingga masyarakatnya akan menjadi bersih dan sehat.”harapnya
