GARUT – Pemerintah Kecamatan Caringin menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) HUT Ke-RI tingkat kecamatan dan desa. Rapat ini dihadiri oleh jajaran kecamatan, Polsek, Koramil, para Kepala Desa, UPT, serta tokoh masyarakat untuk mematangkan teknis upacara, kelengkapan legalitas administrasi, penataan lalu lintas, hingga antisipasi medis.
Penataan Pengamanan dan Kehadiran Fisik
Camat Ujang Koswara dan sekretaris Kecamatan (Sekmat) menyoroti pentingnya evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya, khususnya penataan area parkir dan titik rawan kemacetan di area jembatan bawah. Sekmat juga meminta koordinasi ketat antara UPT Dishub dan personel pengamanan lapangan.
Selain teknis pengamanan, seluruh Kepala Desa dan perangkat desa diwajibkan hadir secara fisik dalam rangkaian PHBN. Kepala Desa diimbau untuk memimpin langsung barisan pasukannya di wilayah masing-masing sebagai simbol kepemimpinan dan jiwa nasionalisme.
Target Zero Error dan Efisiensi Durasi Upacara
Mewakili Danramil Kapten Inf. Hartono Pangambean yang berhalangan hadir karena menjalani perawatan medis di RS Guntur, pihak Babinsa menekankan beberapa poin krusial:
Legalitas Petugas: Panitia PHBN diminta segera mengirimkan surat permohonan resmi ke Koramil agar Surat Perintah (Sprint) penunjukan Komandan Upacara dapat diterbitkan secara sah.
Efisiensi Waktu: Durasi upacara dipatok maksimal 45–60 menit demi menjaga kekhusyukan, ketertiban barisan, serta stamina peserta dari berbagai kalangan.
Performa Paskibra: Penampilan Paskibra dan penyampaian amanat harus dipersiapkan cermat guna menekan potensi kesalahan (zero error).
Pembagian Tugas dan Kesigapan Medis
Camat menginstruksikan Sekmat dan panitia untuk merampungkan daftar personel upacara pengibaran bendera, mulai dari Inspektur Upacara (Irup), Perwira Upacara, hingga petugas cadangan. Untuk upacara penurunan bendera pada sore hari, penanggung jawab operasional diserahkan penuh kepada jajaran Polsek.
Fasilitas kesehatan dari Puskesmas disiagakan secara penuh di lokasi untuk memberikan pertolongan cepat bagi peserta yang mengalami penurunan kondisi fisik selama perayaan berlangsung.
Sumber : Nana
Editorial : Rosadin,st
