Kepala Desa Mekarmukti Tekankan Sinergitas Aparatur dan Bebaskan Iuran RT untuk Kegiatan PHBN

Pemerintahan

MEKARMUKTI — Kepala Desa Mekarmukti mengajak seluruh jajaran aparatur desa, lembaga kemasyarakatan, serta warga untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi demi kemajuan desa. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah desa juga mengumumkan kebijakan baru terkait efisiensi anggaran Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) menjelang bulan Agustus.

Ada beberapa point yang di sampaikan kades ropana diantaranya:

1. Dorong Sinergi dan Komunikasi Antar-Lembaga

Dalam sambutannya, pimpinan Desa Mekarmukti menegaskan bahwa pembangunan desa tidak dapat berjalan maksimal jika hanya mengandalkan individu perorangan. Diperlukan kerja sama yang solid dari seluruh tingkatan, mulai dari pengurus RT, RW, Kepala Dusun, hingga jajaran aparatur yang berada di kantor desa.

“Kebersamaan jauh lebih utama dibandingkan bergerak secara perorangan. Komunikasi antara RT, RW, Kadus, hingga BPD dan aparatur desa harus selaras agar tidak terjadi tumpang tindih dalam menjalankan roda pemerintahan,” ungkapnya di hadapan para tokoh masyarakat dan jajaran lembaga desa.

2. Menyongsong PHBN dengan Semangat Perjuangan

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (PHBN) di bulan Agustus, pihak desa mengimbau masyarakat untuk menyambut momentum bersejarah ini dengan penuh keiklasan dan semangat gotong royong. Hal ini sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan kemerdekaan.

3. Kebijakan Bebas Pungutan Iuran RT untuk Tingkat Desa

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah kebijakan efisiensi anggaran PHBN tahun ini:

Tidak Ada Pungutan ke RT: Pihak desa secara resmi tidak memungut iuran dari tingkat RT untuk membiayai acara PHBN tingkat desa.

Fokus Pungutan Lokal: Pungutan di tingkat RT/RW hanya diperbolehkan jika digunakan khusus untuk kegiatan di lingkungan RT/RW masing-masing.

Sumber Dana Desa & Pengusaha: Anggaran PHBN tingkat desa akan digali dari sumber pendapatan desa serta partisipasi sukarela (tanpa patokan nominal) dari para pengusaha lokal.

4. Penguatan Kas dan Perekonomian Desa

Pemerintah Desa Mekarmukti juga menyoroti pentingnya membangun kemandirian ekonomi desa melalui potensi usaha daerah dan penguatan BUMDes. Diharapkan, jika kas desa sudah stabil dan mandiri, berbagai kegiatan kemasyarakatan ke depan tidak lagi menjadi beban finansial bagi warga.

Acara sambutan diakhiri dengan doa bersama dan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyampaian, disertai komitmen bersama untuk membawa Desa Mekarmukti ke arah yang lebih baik.

Sumber : pak Nana

Editorial : Rosadin,st

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *