GARUT . KORAN GUNTUR POS – Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Garut, Agil Syahrizal menyampaikan, kedepan pihaknya akan mengusulkan untuk sebuah nama taman kota (Taman Lansia) yang berlokasi tepat di wilayah Kerkop, Jalan Merdeka,Garut menjadi “Taman Pemuda” yang bersih dan nyaman.
Demikian juga lanjut disampaikannya usai menghadiri acara yang digelar dan Diinisiasi oleh Yayasan Nirmala Nusantara Lestari yang bertempat di halaman hutan kota Kerkof, Jalan Merdeka Garut. Sabtu (25/07/2026).
“Alhamdulillah pada hari ini kita berbangga sekali dan juga berterima kasih kepada Kang Rama dari Nirmala yang selalu menjadi inisiator kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan lingkungan dan juga sampah. Selain itu kami juga ucapkan terima kasih kepada pak Kadis LH Garut yang ini merupakan untuk yang kesekian kalinya kita bersama bersinergi dalam kegiatan lingkungan dan sampah”.
Ke depannya terkhusus hutan kota, kami DPD KNPI Garut memiliki tanggung jawab moral, karena kantor kita tepat sekali berada di depan hutan kota,maka ke depannya insya Allah tadi pun kami sudah berdiskusi akan mengaktivasi si hutan kota ini. Jadi jangan sampai hanya kegiatan bersih -bersih saja tapi, ada juga aktivitas produktif lainnya yang dilaksanakan oleh siapapun yang memang ingin berkegiatan. Misalkan, ada kesenian, musik, olahraga, dan lain sebagainya. Sehingga hutan kota ini hidup.
Masih menurutnya, karena seperti yang kita ketahui, dan mau tidak mau harus kita akui bahwa pada saat malam tiba,imez hutan kota Kerkop ini masih identik sekali dengan hal-hal yang negatif. Apalagi waktu itu kami banyak interaksi dengan banyaknya penemuan alat kontrasepsi,tentu hal ini yang menjadikan kami lebih bersemangat untuk menjadikan hutan kota ini sesuai fungsinya, selain sebagai paru-paru kota, ada juga kegiatan-kegiatan yang bisa dilaksanakan para anak muda di hutan kota ini.
Terkait penggantian nama menjadi hutan Pemuda, kemarin kita sudah berdiskusi dengan Pak Bupati, kemudian juga dengan Pak Kadis LH, dan juga dengan beberapa komunitas lingkungan. Ini baru kita usulkan bagaimana Taman Lansia ini kita ubah menjadi Taman Pemuda.
Ia menegaskan, tidak dalam artian membatasi kegiatan Lansia, tetapi kami selaku pemuda merasa memiliki tanggung jawab yang lebih dalam, segi tenaga pikiran kami masih sangat terbuka, masih sangat kuat untuk menjaga hutan kota ini. Dan juga yang paling terpenting yaitu gedung pemuda berada di depan hutan kota. Sehingga secara tanggung jawab bisa kita maksimalkan jika memang disetujui bahwa Taman Lansia ini berubah menjadi Taman Pemuda yang dimana ke depannya kita akan persiapkan fasilitas-fasilitas untuk taman kota ini menjadi senyaman mungkin.”tegasnya
