Jelang Porprov 2026, KONI Kabupaten Garut Bagikan Intensif Kepada Ratusan Atlet Berbagai Cabor Dan Pelatih

Olahraga

GARUT.KORAN GUNTUR POS – Dalam rangka untuk kesiapan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) Jawa Barat tahun 2026, Komite Olah Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Garut tengah mengadakan kegiatan yakni mendistribusikan atau menyalurkan intensif kepada ratusan atlet dari berbagai cabang olahraga (Cabor) yang bertempat di aula kantor KONI, Jalan Cimanuk, Kabupaten Garut. Rabu (01/07/2026).

Berkaitan dengan soal pembagian Intensif, menurut Wakil Ketua 4 KONI Kabupaten Garut, Agus Barkah (Abar), jadi memang hari ini adalah kegiatan sebagai implementasi komitmen KONI Kabupaten Garut untuk memberikan insentif bagi calon atlet dan pelatih yang akan menghadapi Porprov 2026.

Diantaranya, atlet dan pelatih kontingen Kabupaten Garut yang nanti akan diberangkatkan ke Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Jumlahnya sekitar 547 atlet plus pelatih sekitar 200 lebih yang totalnya 725 kurang lebih.” Ujarnya

kegiatan tersebut merupakan implementasi komitmen KONI Garut dalam memberikan dukungan kepada atlet dan pelatih yang akan mewakili Kabupaten Garut di Porprov Jabar 2026.

“Ini merupakan bentuk komitmen KONI Kabupaten Garut untuk memberikan insentif kepada atlet dan pelatih yang akan diberangkatkan ke Porprov Jawa Barat 2026,” ujar Agus Barkah.

Ia menjelaskan, jumlah penerima insentif mencapai sekitar 725 orang, terdiri dari 547 atlet dan lebih dari 200 pelatih. Setiap atlet dan pelatih menerima insentif sebesar Rp300 ribu per bulan.

“Pada tahap ini kami mendistribusikan insentif untuk dua bulan sekaligus, yaitu Mei dan Juni. Sementara program insentif ini akan berlangsung selama enam bulan, mulai Mei hingga Oktober 2026 menjelang keberangkatan kontingen,” katanya.

Menurutnya, keterlambatan distribusi insentif terjadi karena semula dana akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing atlet. Namun, proses penyelesaian rekening atlet belum seluruhnya rampung.

Karena rekening atlet belum selesai seluruhnya, jika menunggu akan memakan waktu lebih lama. Maka KONI memutuskan untuk sementara menyalurkan dana melalui rekening cabang olahraga, yang kemudian didistribusikan kepada atlet dan pelatih masing-masing,”

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk periode Juli hingga Oktober 2026, insentif direncanakan akan disalurkan langsung ke rekening masing-masing atlet dan pelatih.

KONI Garut memiliki empat klasifikasi bantuan bagi atlet. Pertama adalah insentif khusus yang diberikan kepada atlet peraih medali pada PON Aceh-Sumatera Utara yang sebelumnya memperkuat kontingen Jawa Barat dan kini membela Kabupaten Garut di Porprov.

Kedua adalah bantuan pengikatan atlet, baik atlet potensial dari luar daerah maupun atlet lokal yang memiliki peluang besar meraih medali berdasarkan rekam jejak prestasi sebelumnya.

“Pengikatan dilakukan agar atlet-atlet potensial tetap memperkuat Kabupaten Garut. Nilainya berbeda-beda sesuai kebutuhan atlet dan kemampuan anggaran yang dimiliki KONI,”

Kategori ketiga adalah insentif umum yang saat ini sedang didistribusikan. Seluruh atlet dan pelatih menerima insentif yang sama sebesar Rp300 ribu per bulan. Sementara kategori keempat berupa penghargaan atau tambahan bantuan yang akan diberikan berdasarkan capaian prestasi atlet.

Pada Porprov Jabar 2026, Kabupaten Garut akan mengikuti sekitar 53 cabang olahraga dari total 78 cabang olahraga yang dipertandingkan. Beberapa cabang olahraga tidak diikuti karena belum memiliki atlet yang memenuhi syarat atau belum menjadi anggota KONI.

Secara keseluruhan, anggaran yang dialokasikan untuk program insentif atlet dan pelatih mencapai sekitar Rp1,3 miliar selama enam bulan.

Insentif tersebut merupakan bentuk stimulus dan motivasi bagi atlet yang saat ini sudah mulai menjalani pemusatan latihan. Ini bagian dari stimulus dan motivasi untuk atlet. Mereka membutuhkan dukungan untuk transportasi, kebutuhan latihan, dan lainnya. Karena itu kami berikan insentif sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki Kabupaten Garut.

Nilai insentif tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya yang sebesar Rp250 ribu per bulan namun sekarang Rp.300 Ribu Rupiah.

Soal target, KONI Kabupaten Garut menargetkan perolehan maksimal 70 medali pada Porprov Jabar 2026. Namun secara realistis, Garut menargetkan minimal 50 medali agar mampu menembus peringkat 10 besar Jawa Barat.

“Target maksimal kami adalah 70 medali. Namun target realistisnya minimal 50 medali sehingga Kabupaten Garut bisa masuk 10 besar pada Porprov Jawa Barat 2026,” tandasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *