GARUT. KORAN GUNTUR POS – Festival penyanyi anak tahun 2026 yang telah berlangsung selama dua hari yang digelar oleh Himpunan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (HAPMI) Kabupaten Garut resmi ditutup, bertempat di gedung Budaya Bale Paminton, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, kabupaten Garut.
Festival Penyanyi Anak Se-Kabupaten Garut Tahun 2026 mengusung tema “Kita Gali, Kita Uji Bersama HAPMI” dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional yang ke – 42, jadi Ajang Mengasah Bakat dan Kreativitas Generasi Muda.
Ketua HAPMI Kabupaten Garut, Rena Sudrajat menyampaikan, kegiatan festival Penyanyi anak menjadi momentum istimewa untuk memberikan ruang berekspresi bagi anak-anak sekaligus menyemarakkan peringatan Hari Anak Nasional melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan inspiratif.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi para peserta untuk meningkatkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan vokal, memperluas pengalaman tampil di atas panggung, serta membangun karakter anak yang kreatif, berani, dan sportif. Para peserta akan menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri yang akan melakukan penilaian berdasarkan kualitas vokal, teknik bernyanyi, penguasaan panggung, penampilan, serta penghayatan lagu.
Oleh karenanya, dengan melalui festival ini, HAPMI Kabupaten Garut ingin menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai edukatif serta menjadi wadah pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di bidang seni.
Sementara itu Ketua Pelaksanaan Festival Penyanyi anak, Asep Waro turut menyampaikan bahwa, Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Garut yang memiliki minat dan bakat di bidang seni tarik suara.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pendaftar yang mencapai 61 peserta, menunjukkan bahwa potensi seni musik di kalangan anak-anak Garut terus berkembang dan patut mendapatkan perhatian serta pembinaan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, panitia membagi peserta ke dalam dua kategori berdasarkan usia. Kategori A diperuntukkan bagi anak usia 6 hingga 9 tahun, sedangkan Kategori B diikuti oleh anak usia 10 hingga 12 tahun. Pembagian kategori tersebut bertujuan agar proses penilaian berlangsung lebih objektif dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh peserta sesuai dengan tingkat perkembangan usia mereka.
Ia berharap, penyelenggara festival ini mampu menjadi wadah untuk menemukan bibit-bibit penyanyi anak berbakat yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan hingga mampu berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
Selain menjadi ajang pencarian bakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan anak terhadap seni dan budaya Indonesia sejak usia dini. Seni musik dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kreativitas, melatih disiplin, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.
Diharapkan Festival Penyanyi Anak Se-Kabupaten Garut Tahun 2026 dapat melahirkan penyanyi-penyanyi muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Garut di berbagai ajang seni, sekaligus menjadi inspirasi bagi anak-anak lainnya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri melalui dunia musik.
Kebetulan tahun ini adalah acara festival ini dikaitkan dengan acara memperingati Hari Anak Nasional ke-42. Dan ini kebetulan juga di hari anak nasional kita berpikir disini supaya menikmati lagu anak nasional itu, dan mereka bisa nyanyi yang benar sesuai dengan seusia anaknya.
Dalam acara penutupan ini dari jumlah tersebut diambil 13 peserta dalam finalis kategori A, 13 kategori B. Jadi semuanya 23 peserta finalis.
Di even festival ini khususnya kami dari bagi lembaga HAPMI Kabupaten Garut tentu sesuai dengan tupoksi yaitu membina dalam hal kesenian. Sehingga HAPMI dari sejak tahun 1984 sampai sekarang adalah lembaga pembina kesenian
Kami berharap, nanti anak-anak yang dibina, anak-anak yang nanti untuk suka seni, suka nyanyi, nah di sini nanti bisa. Mudah-mudahan bisa membawa nama baru untuk kabupaten Garut ke depan, baik ditingkat tingkat provinsi maupun nasional.”harapnya
